PorosMaritim.com– Peran transportasi laut dalam menghubungkan wilayah kepulauan Indonesia kembali mendapat perhatian.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) berhasil meraih penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity 2026 atas kontribusinya dalam memperkuat konektivitas maritim nasional.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi PELNI dalam menjalankan penugasan pemerintah, khususnya menyediakan layanan transportasi laut yang menghubungkan berbagai daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP).
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses transportasi sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik melalui jalur laut.
Menurut Dessy, kepercayaan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menjadi bagian penting dalam menjalankan mandat pelayanan publik yang menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang luar biasa atas komitmen PELNI dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin konektivitas maritim nasional dan distribusi logistik yang vital bagi masyarakat, khususnya di wilayah 3TP,” ujar Dessy dalam keterangan yang diterima Minggu (8/11/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan atas kepercayaan dan penugasan yang diberikan kepada PELNI untuk menjalankan misi konektivitas nasional.
Di balik penghargaan tersebut, terdapat peningkatan aktivitas layanan transportasi laut yang tercermin dari pertumbuhan jumlah penumpang.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, PELNI mencatat telah melayani sebanyak 4.558.000 penumpang. Angka tersebut meningkat 295.339 orang atau sekitar 6,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 4.262.661 penumpang.
Pertumbuhan ini memperlihatkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi laut sebagai sarana mobilitas antarpulau. Bagi negara kepulauan seperti Indonesia, keberadaan armada kapal penumpang tidak hanya berkaitan dengan perjalanan, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik.
Karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu aspek penting agar konektivitas antardaerah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menghadapi periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), PELNI menyatakan kesiapan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Nuraini Dessy optimistis tren pertumbuhan jumlah penumpang masih berpeluang berlanjut selama periode libur akhir tahun. Perusahaan pun menyiapkan langkah peningkatan pelayanan agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.
“Kami optimis peningkatan jumlah penumpang tersebut akan terus berlanjut selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kami siap meningkatkan kualitas pelayanan guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode libur akhir tahun,” tambahnya.
Dengan capaian tersebut, penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity 2026 menjadi momentum bagi PELNI untuk terus memperkuat perannya dalam sistem transportasi nasional.
Tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan pertumbuhan jumlah penumpang, tetapi juga memastikan layanan transportasi laut semakin mudah diakses, berkualitas, dan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah terluar Indonesia.